RIUNG – Menjadikan Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) sebagai motor ekonomi yang sehat memerlukan lebih dari sekadar modal; diperlukan manajemen yang presisi dan akuntabel. Hal inilah yang mendasari Tenaga Pendamping Profesional (TPP) Kabupaten Ngada menggelar In Service Trainingm (IST) bagi pengurus Bumdes se-Kecamatan Riung pada Rabu (13/5/2026).
Bertempat di Riung, pelatihan ini menghadirkan Tenaga Ahli (TA) Kabupaten Ngada, Fredy Teda, sebagai fasilitator utama. Fokusnya jelas: membenahi pondasi manajerial desa dari hulu hingga hilir.
Menakar Kelayakan Bisnis dan Aturan Main
Salah satu materi krusial yang dibahas adalah penyusunan analisis usaha. Pengurus diajak untuk membedah potensi desa secara objektif agar unit usaha yang dibentuk memiliki daya tahan jangka panjang, bukan sekadar mengikuti tren.
Selain aspek bisnis, Fredy juga menekankan pentingnya kepatuhan terhadap regulasi dalam pengadaan barang dan jasa. Langkah ini menjadi proteksi bagi pengurus agar setiap aktivitas pengadaan tetap berada dalam koridor hukum dan prinsip transparansi publik.
Standardisasi Sistem Pembukuan
Kesadaran akan pentingnya data keuangan menjadi sorotan dalam sesi praktik. Para pengurus dibekali keterampilan teknis dalam mengelola instrumen pembukuan standar, seperti: Buku Kas Umum dan Kas Bank untuk akurasi arus kas. Buku Kas Pajak sebagai pemenuhan kewajiban administrasi negara. Buku Omzet Penjualan guna memantau performa harian usaha secara riil.
"Ketertiban administrasi adalah indikator profesionalisme. Tanpa pembukuan yang standar, kita akan sulit mengukur sejauh mana kemajuan usaha desa yang dikelola," ungkap Fredy Teda.
Membangun Kemandirian dari Desa
Kegiatan IST ini bukan hanya sekadar transfer pengetahuan, melainkan ruang diskusi untuk menjawab tantangan teknis yang sering ditemui di lapangan. Dengan penguatan kompetensi ini, Bumdes di wilayah Riung diharapkan mampu bertransformasi menjadi lembaga ekonomi yang lebih mandiri dan kompetitif.
Melalui tata kelola yang lebih rapi dan analisis yang matang, masa depan ekonomi desa di Kecamatan Riung kini memiliki arah pengembangan yang lebih terukur dan dapat dipertanggungjawabkan kepada masyarakat.



Komentar
Posting Komentar