Santunan AKBAR KELANA untuk Korban Gempa: Pedoman Remong Meninggal Setelah Terjatuh dan Mengalami Pendarahan Otak

Tadho — Duka mendalam menyelimuti keluarga Pedoman Remong, warga Dusun 3, RT 01, Desa Tadho, yang meninggal dunia setelah mengalami kecelakaan akibat gempa bumi.

Pedoman Remong diketahui mengalami kejadian tragis saat gempa bumi terjadi. Setelah selesai mandi, beliau duduk santai di sebuah kursi. Tiba-tiba gempa mengguncang dan membuat beliau terkejut hingga terjatuh. Dalam kejadian tersebut, kepala beliau terbentur dan kemudian mengalami pendarahan pada otak.

Kondisinya terus memburuk hingga akhirnya Pedoman Remong dinyatakan meninggal dunia sekitar pukul 14.30.

Dalam upaya mendapatkan pertolongan medis, keluarga kemudian membawa beliau menuju Puskesmas Lengkosambi sekitar pukul 19.30. Selanjutnya, sekitar pukul 20.30, perjalanan dilanjutkan menuju Aeramo untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut. Namun, takdir berkata lain. Nyawa Pedoman Remong tidak dapat diselamatkan.

Kepergian Pedoman Remong menjadi duka yang mendalam bagi keluarga dan masyarakat Desa Tadho. Peristiwa ini juga menjadi pengingat bahwa bencana gempa bumi dapat menimbulkan dampak yang tidak terduga, bahkan dalam situasi yang terlihat sederhana.

Sebagai bentuk kepedulian dan solidaritas terhadap keluarga yang ditinggalkan, AKBAR KELANA hadir memberikan santunan kepada keluarga almarhum Pedoman Remong. Bantuan tersebut diharapkan dapat sedikit meringankan beban keluarga sekaligus menjadi wujud nyata kepedulian terhadap sesama di tengah musibah.

Semoga almarhum Pedoman Remong mendapatkan tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa, dan keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan, ketabahan, serta keikhlasan dalam menghadapi kehilangan ini.

AKBAR KELANA — hadir untuk berbagi, peduli, dan menguatkan sesama di tengah musibah.

Komentar